Subroto & Partner

A Track Record of Success Legal Activities

Wijaya kusuma subroto

Wijaya Kusuma Subroto, SH MM pria kelahiran Bandung ini  berpendidikan SMA di Jakarta yakni SMAN 1 Boedi Oetoemo atau terkenal dengan naka Boedoet, melanjutkan kuliah S1 di Krisnadwipayana untuk Jurusan Hukum Perdata  dan Tarumanegara  untuk Jurusan Ekonomi,  Namun di Tarumanegara tidak ditamatkannya. Selanjutnya meneruskan kuliah Masternya di Universitas Gadjahmada.

Memulai karirnya sebagai officer di PT Jaya Fudji Leasing, perusahaan leasing dibawah naungan Pembangunan Djaya Group,  disitu hanya setahun WIjaya Kusuma bertarung dengan puluhan ribu kandidat yang bersaing masuk ke Bimbingan Profesi Sarjana Hukum dan akhirnya bisa bersaing dan ditempatkan di Cirebon (Pertamina UEP III) sebagai Kepala Seksi Hukum sebelum akhirnya di promosikan sebagai Kepala Hukum dan Pertanahan di Proyek Kilang Pengolahan. Namun karena jiwa mudanya, diawal karir yang cemerlang justru dia memutuskan mundur dan bekerja di dunia Swasta, berlabuhkan dia di perusahaan PT Pramindo Ikat Nusantara suatu perusahaan konsorsium anak perusahaan Astra Internasional yang bergerak di bidang KSO telekomunikasi. Dia bekerja disitu dari tahun 1996 hingga tahun 2000. Karena krisis moneter dia berpindah lagi ke PT Pasifik Satelit Nusantara, suatu perusahaan multi nasional yang bergerak dibidang Satelit.  Karir akhrnya sebagai Senior Manager tidak membuatnya puas berada disitu,

Tahun 2005, dia diajak kawannya membantu TV7 yang saat itu lagi terpuruk karena menaranya rubuh di joglo, akhirnya dia memutuskan pindah dan bekerja di PT Duta Visual Tivi Tujuh yang akhirnya di akusisi oleh TransCorp.  Tak lama disitu dia ditarik ke MNC Group pada tahun 2006 dan ditempatkan di TPI saat itu. Ternyata TPI saat itu sedang terjadi permasalahan hukum pelik karena sengketa kepemilikan. Mulai dari di Pailitkan, kemudian pendudukan, kasus arbitrase sampai akhirnya perdata murni bergulir di pengadilan, Namun hingga kini penguasaan TPI yang sekarang berubah nama menjadi MNCTV tetapi berada ditangan MNC Group. 

Tahun 2010 dia sempat pindah ke Metra, perusahaan holding bidang telekomunikasi namun panggilan untuk kembali ke MNC Group memutuskan dirinya untuk menjadi Vice President di PT SUn Televisi Network saat itu.  Dalam beberapa bulan dia sanggup mendirikan puluhan televisi dan membuatnya menjadi terintegrasi dalam naungan SIndoTV (nama saat itu). Setelah mendapatkan ijin siaran di Jakarta akhirnya nama SindoTV dirubah menjadi INews dan nama Perseroan ikut dirubah menjadi PT MNC Televisi Network dengan jabatan terakhir sebagai Direktur Legal, Network and Development.

Pengalaman beliau ini lah akhirnya membuat hatinya tergerak dengan mendirikan Subroto Law and Parner untuk menangani perkara baik pro bono maupun yang secara profesional.


Pengalamannya di bidang Perminyakan membuatnya menguasai kontrak EPC, JOB, PSC, dan pembebasan lahan untuk pengeboran. Lanjut ke bidang infrastruktur di group Astra memberikan pengalaman dalam bernegosiasi dengan IFC Bank dalam rangka Perjanjian Pinjaman (Loan Agreemenet dengan Pihak Lenders.

5 tahun di Astra selanjutnya pindah ke dunia Broadcasting dan bergabung dengan group besar memperkaya pengetahuannya dalam proses membuat sebuah televisi berjaringan nasional.  Segala permasalahan didunia Media dan proses investasinya sangat dikuasainya apalagi dengan jabatan yang di embannya sekarang sebagai Sekjen ATVJI (Asosiasi TV Jaringan).

 

Contact Us

08567073151

SUBROTO & PARNERS

Rasuna Office Park FO 03 Jakarta Selatan 12820

info@subrotolaw.com